Expressing Leader Expressing People

Konsep kepemimpinan saat ini lebih banyak Impressing atau yang lebih dikenal dengan jaga image dimana pimpinan berusaha meniru gaya kepemimpinan seseorang dengan berusaha menutupi kelemahannya , padahal bawahannya dengan cepat bisa menemuka kelemahan atasannya.

Konsep baru berbasis positive psychology adalah Expressing Leader, dimana seorang pimpinan berani menyatakan kekuatannya dan mengakui kelemahannya.Dengan menyatakan Kekuatannya makadia harus bisa membuktikannya dan dengan mengakui kelemahannya maka orang lain akan membantu mengisinya .Sikap ini justru akan mendapatkan trust dari bawahan. Untuk ini maka seorang pimpinan harus mengenali kekuatan dan keterbatasannya.

Berangkat dari kesadaran itu, maka menjadi hal penting bila kita kaitkan antara ekspresi diri dengan kepemimpinan ataupun pengelolaan SDM. Kesadaran akan diri hendaknya diiringi dengan usaha membuka informasi tentang dirinya (terutama potensi bakat dan kekuatan) kepada pihak lain. Penggalian tentang diri yang berkaitan dengan potensi dilakukan dengan menggunakan metode Talents Mapping. Di samping itu pengenalan tentang diri juga juga dilakukan dengan menggunakan metode Strength Typology.

Sasaran bagi peserta agar mampu mengenal diri mereka sendiri dalam beberapa hal antara lain :

  • Awareness terhadap potensi dan kemampuan diri
  • Gambaran dan karakteristik potensi bakat
  • Kecenderungan perilaku dalam bekerja dan bersosialisasi
  • Gambaran dan karakteristik potensi kekuatan dan kelemahan
  • Proyeksi kemampuan yang dimiliki dalam beraktifitas
  • Karakteristik positif
  • Kecenderungan dalam berinteraksi dengan orang lain (interpersonal)
  • Wilayah pengembangan diri yang terbaik
  • Personal Brand
  • Peran dan kontribusi terbaiknya terhadap kelompok

Waktu pelatihan : minimum 2 jam sampai dengan sehari (full day)

[top]