• ( 021 ) 4788 2000
  • danny@abahrama.com
  • Graha Mas Pemuda Blok AA No. 15, Rawamangun

Blogs

Strength Based Article

Pemikiran Tentang Pendidikan di Indonesia

Banyak orang yang bertanya tentang apa yang salah dengan pendidikan di Indonesia yang disatu sisi hebat karena sering memenangkan berbagai kejuaraan dunia (Olimpiade) adalah hal Fisika maupun Kimia akan tetapi disisi lainnya menghasilkan bangsa yang koruptif, kurang beretika dan kurang produktif. Padahal misi pendidikan nasional kita itu luar biasa bagusnya.

MISI PENDIDIKAN NASIONAL

  1. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia.
  2. Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar.
  3. Meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral.
  4. Meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan. keterampilan, pengalaman, sikap, dan nilai berdasarkan standar nasional dan global.
  5. Memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan Republik Inonesia.

Ada dua misi terkait pengembangan anak didik yaitu misi kedua dan ketiga.

Pertama :

Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini

Kedua :

Mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral

Sayangnya pemahaman atas misi yang benar dan baik ini kurang difahami sbb.

Misi Pertama:

Ini berarti bahwa masing masing anak bangsa memiliki potensi yang unik sehingga perlu di fasilitasi yang akan memberi ruang bagi potensi anak yang unik tersebut muncul untuk dikembangkan. Potensi ini dibentuk dari “sifat produktif ” dari  masing masing anak bangsa yang kemudian disebut sebagai KARAKTER KINERJA. Karena UNIK maka tugas kita adalah menggali keunikan tersebut dan mengembangkannya sesuai dengan keunikannya masing-masing. Kenyataannya,semua anak dianggap memiliki potensi yang sama sehingga diberikan cara pengembangan yang sama juga. Misi menyebutkan FASCILITATING tetapi kenyatannya TEACHING.

Misi Kedua :

Berbeda dengan misi diatas , ada karakter yang bersifat UNIVERSAL yaitu KARAKTER MORAL dimana tujuannya adalah Memberikan Manfaat bagi Orang lain dan atau Lingkungan. Cara pembentukannya juga berbeda dengan diatas karena tidak cukup dengan melatih dan mengajarkan melainkan harus dengan KETELADANAN. Kenyataannya sekarang ini mengajari maslah moral sudah dianggap cukup padahal tidak diteladani oleh Orang tua maupun Gurunya. Seharusnya ROLE MODELLING kenyataannya TEACHING.

ADA DUA KELOMPOK DENGAN TIGA PENGERTIAN KARAKTER

PERTAMA , KARAKTER KINERJA yang mencakup ketiga dimensi sifat manusia (CIPTA, RASA, KARSA)

Sifat sifat seseorang untuk bisa mendapatkan hasil sebanyak-banyaknya dengan Enjoy, Unik dan tidak berubah (Nature), Sasarannya Produktivitas. Terbagi dalam dua bagian Yaitu :
  1. Karakter kinerja yang berasal dari Rasa dan Cipta ,   Misalnya,   Rasa : Keras kepala, Harmoni, Empati, Guyub, Penyapa, Senang Memajukan Orang lain, Senang mendahulukan orang lain  dlsb.  Cipta : Analitis, Pembelajar, Visioner, Strategis.  Sifat ini merupakan sisi manusianya dari manusia, Saat ini jarang dinamakan sebagai karakter.
  2. Karakter Kinerja yang berasal dari Karsa ,  Bernuasa semangat yang berasal dari dalam diri (intrinsic motivation ). Walaupun sifat nya tidak berubah, perilakunya bisa berbeda sesuai dengan Lingkungan (melalui stick & carrot motivation).  Ini merupakan sisi mesinnya dari manusia.  misalnya : kerja keras, pantang menyerah, senang melayani,waspada, teratur/terorganisir, perfeksionis, tanggung jawab, fokus dlsb.  SIFAT INILAH YANG SERING DISEBUT SEBAGAI KARAKTER

KEDUA,  KARAKTER MORAL 

Sifat sifat terkait dengan seberapa besar manfaat yang diberikan bagi orang lain dan atau lingkungan,  Sasarannya : bermanfaat bagi orang lain dan atau lingkungan. Bisa berubah (Nurture). Misalnya : tanggung jawab, etis, jujur, perduli, beriman.

MEMBANGUN KARAKTER

Membangun Ketiga macam karakter diatas membutuhkan pendekatan yang berbeda.  Karakter Kinerja yang berasal  dari sifat terkait Karsa :

  1. Sasaran utama anak anak muda
  2. Bagi anak muda (0 sd 14 tahun) pengembangannya melalui PEMBIASAAN mengenai kebersihan, kerapihan, ketertiban, antri ,tepat waktu (menjadikan semua sebagai Habit)
  3. Bagi yang sudah dewasa Pengembangannya melalui Training Motivasi Indoor & Outdoor  sedangkan pembiasaannya dengan PENEGAKAN PERATURAN dengan tegas tanpa pilih bulu 

Karakter Kinerja yang berasal dari sifat terkait Rasa dan Cipta :

  1. Peserta utamanya anak anak muda agar bisa berkarir sesuai dengan “passion” nya
  2. Dengan cara MEMFASILITASI POTENSI masing-masing
  3. Tentunya juga bisa dimanfaatkan oleh mereka yang sudah bekerja dalam rangka meningkatkan produktivitas maupun menemukan “passion”, misi hidup, panggilan dlsb
  4. Diawali dengan usaha MENGGALI POTENSI melalui pengalaman beraktivitas diberbagai ragam  kelompok aktivitas terkait Rasa dan Cipta

Karakter Moral

  1. Peserta Utamanya justru seharusnya orang tua mengingat bahwa karakter moral ini membutuhkan KETELADANAN dari orangtua, guru, pemimpin.
  2. Pelatihannya melalui pelajaran budi pekerti, kegiatan community services dll
  3. Diawali oleh Orang tua, Guru, Kepala Sekolah ,Pemimpin yang harus memiliki moral yang baik untuk menjadi TELADAN bagi anak , siswa, mahasiswa
  4. Perlu juga diperkenalkan UJI ETIKA kepada semua fihak (anak, orangtua, guru, kepala sekolah, pimpinan perusahaan, pimpinan pemerintahan dlsb) yang juga harus diikuti oleh semua fihak tanpa kecuali

SEMBILAN UJI ETIKA

9 Uji EtikaPernyataan
UJI ATURAN EMAS
Apakah saya mau, kalau orang lain melakukan ini pada saya ?
UJI KEADILAN
Apakah adil bagi semua orang, yang mungkin terpengaruh oleh tindakan saya ?
UJI KALAU SEMUA MELAKUKANNYA

Apakah saya mau, kalau setiap orang melakukannya ? 

Apakah kamu mau hidup di dunia seperti itu ?

UJI KEBENARAN
Apakah tindakan ini mewakili semua kebenaran, dan tidak ada yang lain selain kebenaran ?
UJI ORANG TUA
Bagaimana perasaan orang tua kita kalau melihat saya melakukan ini ? Nasihat apa yang akan mereka berikan kalau saya minta, karena harus melakukannya ?
UJI AGAMA
jika anda meyakini agama tertentu, bagaimana mempraktekannya pada tindakan ini? Apakah ada ayat yang bisa dijadikan panduan?
UJI SUARA HATI
Apakah ini melawan suara hati anda?
Akankah saya merasa bersalah setelah itu?
UJI KONSEKWENSI
Mungkinkah tindakan ini memiliki akibat yang buruk, seperti rusaknya hubungan atau hilangnya kepercayaan diri ? Mungkinkah saya menjadi menyesal melakukannya?
UJI HALAMAN MUKA
Bagaimana perasaan saya kalau tindakan saya menjadi berita utama di koran ?
Dengan sembilan uji etika ini coba uji tindakan tindakan berikut:

  1. Buang sampah sembarangan
  2. Menyontek
  3. Korupsi
  4. Plagiat
  5. Menyusul  lewat bahu jalan di jalan Toll
  6. Tidak pakai Helm
  7.  Berhenti di perempatan jalan [ketika lampu hijau]
  8. Bullying disekolah
  9. Tidak memakai sabuk pengaman
  10.  Pelecehan seksual
  11. Motor berhenti menunggu lampu hijau di zebra cross
  12. Tawuran
  13. Tidak mau antri
  14. Dlsb

Sudahkah anda mengenal diri anda ?

© Copyrights Lead Pro 2017. All rights reserved.